Demak, mandemak.sch.id — Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti Aula MAN Demak dalam acara perpisahan purna tugas Bapak Jamasri, S.Ag., M.H. dan Ibu Dra. Yuni Astuti. Kegiatan ini menjadi momentum penghormatan atas dedikasi panjang keduanya dalam mengabdi dan membangun madrasah tercinta.
Acara dipandu dengan khidmat oleh MC, Nur Aeni Iksan, S.Pd., M.Sc., yang menuntun seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh penghayatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Madrasah, Wakil kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, keluarga besar MAN Demak.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, H. Nur Kamsan, S.Ag.,M.Pd. menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas pengabdian yang telah diberikan. Beliau menuturkan bahwa Bapak Jamasri telah mengabdi selama 30 tahun, sementara Ibu Hj. Yuni Astuti selama 32 tahun, dengan berbagai kontribusi dan prestasi yang telah mengharumkan nama madrasah.
“Beliau berdua telah menorehkan banyak prestasi dan menunjukkan dedikasi tinggi, bahkan di luar jam pelajaran. Kami berharap dapat meneladani segala kebaikan dan pengabdian yang telah dicontohkan. Apabila selama berinteraksi terdapat kekurangan, baik secara kelembagaan maupun pribadi dalam tutur kata dan tingkah laku, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap beliau.
Kepala madrasah juga mendoakan agar setelah memasuki masa purna tugas, keduanya dapat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat dengan lebih aktif, sehat, dan penuh keberkahan.
“Madrasah hanya dapat mengucapkan terima kasih. Jika dalam penyampaian ada yang kurang berkenan, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” imbuhnya.
Pesan dan kesan dari bapak/ibu guru disampaikan oleh H. Syafiuddin, S.Ag.,M.Pd. yang mengungkapkan bahwa sosok Bapak Jamasri dan Ibu Yuni adalah figur teladan dalam kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen terhadap kemajuan pendidikan di MAN Demak.
Sementara itu, sambutan perwakilan purna tugas disampaikan langsung oleh Bapak Jamasri, S.Ag., M.H. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan selama puluhan tahun. Ia menyampaikan bahwa perjalanan panjang di madrasah merupakan bagian berharga dalam hidupnya, penuh kenangan, tantangan, sekaligus kebanggaan.
Sebagai bentuk penghargaan, dilakukan penyerahan kenang-kenangan dan cinderamata dari madrasah yang diserahkan langsung oleh Kepala Madrasah, dilanjutkan pemberian dari perwakilan guru, tenaga tata usaha, Dharma Wanita, serta Koperasi Aghniya MAN Demak.
Acara ditutup dengan doa dan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar madrasah. Perpisahan ini bukanlah akhir dari silaturahmi, melainkan awal dari babak baru pengabdian di tengah keluarga dan masyarakat.(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)


