
Demak, mandemak.sch.id — Dalam rangka menyambut awal bulan suci Ramadhan 1447 H, MAN Demak menggelar rapat koordinasi kegiatan belajar mengajar (KBM) yang diikuti seluruh bapak/ibu guru dan staf pada Rabu (18/2/2026) di Aula Madrasah mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan dibuka oleh MC yang juga Kepala Tata Usaha, Wahidatul Fajriyah, S.Ag., kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Madrasah H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk mendoakan kesembuhan Bapak Zaenal Abidin, S.Pd., M.Si. yang sedang menjalani operasi katarak di RSI Sultan Agung Semarang.
Kepala madrasah menyampaikan arahan berdasarkan surat edaran pemerintah dan surat Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah sebagai dasar pelaksanaan pembelajaran selama bulan Ramadhan.
Pengaturan kerja ASN bidang pembelajaran diselaraskan dengan ASN perkantoran untuk diterjemahkan secara teknis di lapangan. Jam kerja ditetapkan pukul 08.00–14.30 WIB dengan sistem enam hari kerja dan penekanan pada kedisiplinan absensi.
Pembelajaran Ramadhan dibagi menjadi tiga tahap kegiatan:
– 07.30–09.00: pendidikan keagamaan dengan keterlibatan aktif guru
– 09.00–11.00: KBM materi inti/esensial
– 11.00–12.00: ngaji kitab (putri di aula, putra di musholla), dilanjutkan salat dzuhur berjamaah lalu siswa dipulangkan
Siswa diimbau membawa perlengkapan ibadah seperti rukuh/mukena, Al-Qur’an, dan kitab Safinatun Najah. Setelah kegiatan siswa selesai, bapak/ibu guru melanjutkan pengajian internal.
Dalam teknis penugasan, madrasah menekankan agar tugas tidak memberatkan siswa. Program tahfidz difokuskan pada pendalaman hafalan, sementara siswa BSC-Riset tidak dibebani tugas tambahan.
Pembelajaran Ramadhan efektif berlangsung satu minggu, dilanjutkan SAT kelas XII serta STS kelas X dan XI.
Wakil kepala madrasah bidang kurikulum, Suprojo, S.Pd., menyampaikan bahwa pembelajaran Rabu–Sabtu dilaksanakan secara daring untuk memastikan absensi siswa. Selanjutnya pada 23–28 Februari 2026 pembelajaran tatap muka berjalan efektif. SAT kelas XII menggunakan paper, sedangkan STS kelas X dan XI berbasis CBT.
Wakil kepala bidang kesiswaan, Ika Ani Sulistyowati, S.Pd., M.Si., menjelaskan teknis kegiatan keagamaan meliputi salat dhuha, pengajian kitab, dan salat dzuhur berjamaah. Siswa diwajibkan membawa mukena, Al-Qur’an, serta mengenakan peci selama pembelajaran Ramadhan.
Wakil kepala bidang sarpras, Mufaid, M.Pd., menyampaikan pembangunan musholla masih berlangsung dan meminta guru mengimbau siswa menjauhi area proyek demi keselamatan. Ia juga menekankan pentingnya adab terhadap lingkungan, termasuk penggunaan kran wudhu secara bijak. Program MBG diimbau dibawa pulang untuk mengurangi volume sampah.
Penjelasan wakaf uang disampaikan oleh wakil kepala bidang humas, Hj. Nur Aini Iksan, S.Pd., M.Sc. Guru diharapkan menghidupkan kajian kitab kuning dan dianjurkan berinfak ke Kanwil Kemenag Jawa Tengah minimal setahun sekali. ASN diminta menyelesaikan bukti QR scan, sementara zakat fitrah akan dikelola melalui BAZNAS Demak. Halal bihalal dikemas dalam moderasi beragama, serta aspirasi warga madrasah akan dibahas bersama demi kemajuan lembaga.
Kepala TU menambahkan bahwa SKP harus di-breakdown dengan bimbingan wakamad humas dan bukti dukung administrasi ditargetkan selesai Februari karena Maret memasuki triwulan.
Disampaikan pula bahwa tidak ada pemberian THR karena status ASN, serta kegiatan halal bihalal tidak diperbolehkan dalam bentuk umum dan akan disesuaikan dengan konsep moderasi beragama.
Rapat berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen madrasah dalam menyambut Ramadhan dengan pembelajaran religius, efektif, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.
(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)


