Demak, mandemak.sch.id – MAN Demak menggelar Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh walikelas XII dan guru mapel TKA di aula madrasah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh mengenai pelaksanaan TKA yang pada tahun ini terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN), sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi pelaksanaannya pada 26 Oktober 2026. Selasa (28/7/26).
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) dilaksanakan secara terintegrasi.
Beliau menjelaskan bahwa TKA menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian akademik peserta didik dan hasilnya akan berdampak pada berbagai indikator pendidikan, termasuk kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Oleh karena itu, seluruh warga madrasah perlu memiliki persepsi yang sama dalam mempersiapkan pelaksanaan TKA dan AN yang dijadwalkan berlangsung sekitar 26 Oktober 2026.
“Kewajiban kita adalah menyiapkan mental sekaligus penguasaan materi. Selain mata pelajaran wajib, mata pelajaran pilihan TKA juga harus dipersiapkan dengan baik. Apabila peserta didik berhalangan mengikuti ujian utama memang tersedia ujian susulan, namun harus disertai data dukung yang sesuai. Selain itu, peserta didik juga harus mampu mengelola waktu dengan baik saat mengerjakan soal,” pesan beliau.
Kepala madrasah juga menegaskan bahwa pelaksanaan AN tahun ini merupakan bagian dari kontrak prestasi yang telah ditandatangani MAN Demak. Target capaian yang ditetapkan meliputi Bahasa Indonesia 65,00, Bahasa Inggris 36,00, Matematika 47,50, Bahasa Arab 70,00, Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut 73,00, Biologi 60,00, Ekonomi 60,00, Fisika 55,00, Geografi 78,00, Kimia 61,00, Matematika Tingkat Lanjut 50,00, PPKn 70,00, Sejarah 74,00, dan Sosiologi 68,00.
Selanjutnya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suprojo, S.Pd., menyampaikan materi sosialisasi mengenai dasar hukum pelaksanaan TKA serta integrasinya dengan Asesmen Nasional. Beliau menjelaskan bahwa TKA tidak bersifat wajib dan tidak menentukan kelulusan peserta didik, namun hasilnya menjadi standar penting sebagai syarat penerimaan ke jenjang pendidikan berikutnya, khususnya jalur SNBP, serta digunakan dalam berbagai kepentingan seleksi akademik dan sistem pemerintah.
Dalam paparannya juga disampaikan lini masa pelaksanaan TKA dan AN Tahun 2026, yaitu:
Sulingjar: 20 Juli–5 Agustus 2026. Pendaftaran: 27 Juli–27 September 2026. Simulasi TKA: 21–27 September 2026. Gladi Bersih: 5–18 Oktober 2026. Pelaksanaan TKA dan AN: 26 Oktober–8 November 2026.
Beliau menambahkan bahwa hasil pelaksanaan yang baik akan mendukung proses perpanjangan akreditasi secara daring. Pelaksanaan TKA berlangsung selama empat hari, terdiri atas tiga hari untuk mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta satu hari untuk mata pelajaran pilihan. Peserta TKA secara otomatis juga menjadi peserta Asesmen Nasional.
Sebagai bentuk komitmen meningkatkan prestasi akademik, MAN Demak telah menyiapkan berbagai strategi, di antaranya 100% peserta didik kelas XII diwajibkan mengikuti TKA, wali kelas segera menyampaikan informasi kepada peserta didik agar mempersiapkan diri sejak dini, guru mata pelajaran mengintegrasikan materi TKA dalam pembelajaran, penguatan materi mata pelajaran pilihan dimulai pada pertengahan Agustus 2026, pelaksanaan empat kali tryout, serta mendorong seluruh peserta didik kelas XII memiliki buku pegangan khusus untuk mata pelajaran wajib.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, MAN Demak berharap seluruh peserta didik semakin siap menghadapi TKA dan AN Tahun 2026, sehingga mampu meraih hasil terbaik, meningkatkan prestasi akademik, serta memperkuat daya saing lulusan MAN Demak dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Sejalan dengan semangat MAN Demak PINTAR dan pembangunan Zona Integritas (ZI), madrasah terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, berprestasi, dan berorientasi pada masa depan peserta didik.(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)



