Demak, mandemak.sch.id — MAN Demak terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pendampingan madrasah melalui pemanfaatan teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Penggunaan Integrasi EMIS GTK dengan Aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) yang dilaksanakan pada, pukul 08.00 WIB, bertempat di Kantin Lezat depan MAN Demak, Jumat, (4/9/26).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran guru dan tenaga kependidikan MAN Demak dengan membawa laptop sebagai sarana praktik dan pendalaman penggunaan aplikasi.
Sosialisasi menghadirkan Pengawas MAN Demak, H. Kholil, S.Ag., M.Si., sebagai narasumber. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Suprojo, S.Pd. Selanjutnya, Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd., memberikan sambutan sekaligus pengarahan kepada peserta.
Dalam sambutannya, H. Nur Kamsan menekankan pentingnya kesiapan seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam mengikuti perkembangan transformasi digital di lingkungan madrasah. Pemanfaatan sistem digital, menurutnya, bukan sekadar tuntutan administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun layanan pendidikan yang efektif, tertib, transparan, dan berkualitas.
“Kita harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Integrasi EmisGTK dengan aplikasi MAGIS diharapkan dapat mempermudah pengelolaan data sekaligus meningkatkan mutu pendampingan dan tata kelola madrasah,” ujar H. Nur Kamsan.
Memasuki sesi inti, H. Kholil, S.Ag., M.Si. memberikan pemaparan mengenai penggunaan MAGIS sebagai platform Madrasah Digital Supervision serta keterkaitannya dengan data EmisGTK. Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk memahami penggunaan aplikasi secara langsung melalui perangkat laptop masing-masing.
Integrasi tersebut diharapkan mampu mendukung pengelolaan data GTK yang lebih terarah dan akurat, sekaligus membantu proses supervisi serta pendampingan madrasah agar semakin efektif.
Melalui kegiatan ini, MAN Demak meneguhkan langkahnya menuju madrasah digital yang maju, bermutu, dan mendunia, sejalan dengan semangat peningkatan kualitas layanan pendidikan, budaya kerja digital, serta penguatan madrasah pintar dan Zona Integritas (ZI).
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mengikuti setiap tahapan dengan aktif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan tata kelola MAN Demak yang semakin profesional, adaptif, dan berbasis teknologi.(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)



