Demak, mandemak.sch.id — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak menggelar upacara bendera rutin di halaman madrasah, Senin (12/10/2026).
Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, diikuti oleh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan MAN Demak.
Pelaksanaan upacara kali ini dipercayakan kepada peserta didik kelas XI-4 sebagai petugas upacara, dengan wali kelas A. Khorul Ma’arif, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, A. Khorul Ma’arif, S.Pd., menyampaikan pentingnya menghindari normalisasi kata-kata kotor dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan madrasah dan pergaulan antarteman.
Beliau mengingatkan bahwa kebiasaan mengucapkan kata-kata kasar atau tidak pantas sering kali dianggap sebagai sesuatu yang biasa dalam pergaulan. Padahal, jika terus dibiarkan dan dilakukan berulang kali, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi karakter, mengurangi rasa hormat kepada orang lain, serta menciptakan lingkungan pergaulan yang kurang baik.
Penggunaan bahasa mencerminkan kepribadian seseorang. Oleh karena itu, peserta didik diharapkan mampu membiasakan diri bertutur kata dengan sopan, santun, dan penuh penghormatan, baik kepada guru, orang tua, maupun sesama teman.
Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk lebih bijak dalam memilih kata-kata, tidak mudah terbawa kebiasaan negatif dalam pergaulan, serta berani mengingatkan teman secara baik apabila menggunakan bahasa yang tidak pantas.
“Jangan sampai kata-kata kotor yang sering kita dengar membuat kita menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar. Membiasakan tutur kata yang baik merupakan bagian dari pembentukan karakter dan akhlak mulia,” demikian pesan yang ditekankan dalam amanat pembina upacara.
Melalui kegiatan upacara rutin ini, MAN Demak terus berupaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kesopanan, dan penguatan karakter kepada seluruh peserta didik.(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)



