Demak, mandemak.sch.id — MAN Demak menyelenggarakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Halaman MAN Demak.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh seluruh peserta didik, bapak ibu guru, serta pegawai MAN Demak.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat, diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Drs. Khumaidi, MA.
Nuansa religius semakin terasa saat Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd., menyampaikan sambutan.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai peristiwa Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat keimanan, meningkatkan kedisiplinan ibadah, serta membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia.
Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah oleh KH. Sugiharto, S.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta menjadikan peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai momentum introspeksi diri, peningkatan kualitas salat, serta pembentukan akhlak dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
KH. Sugiyarto juga mengisahkan kondisi Rasulullah SAW saat peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi, yakni pada masa yang sangat berat dalam kehidupan beliau. Pada masa tersebut, Rasulullah SAW kehilangan pamannya Abu Thalib, sosok yang senantiasa melindungi dan membantu perjuangan dakwah beliau, serta kepergian Sayyidah Khadijah, istri tercinta yang selalu menjadi penopang dan penguat dakwah Rasulullah SAW. Dari kisah ini, jamaah diajak untuk meneladani keteguhan, kesabaran, dan keyakinan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Lebih lanjut disampaikan pula tentang perjalanan agung Isra’ Mi’raj, ketika Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah SWT bersama Malaikat Jibril melintasi langit pertama hingga langit ketujuh, menyaksikan berbagai tanda-tanda kebesaran Allah SWT, serta bertemu dengan para nabi, hingga akhirnya menerima perintah salat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam.
Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, MAN Demak berharap seluruh warga madrasah dapat semakin memahami makna spiritual perjalanan agung Rasulullah SAW serta mampu mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)




