Demak, mandemak.sch.id — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak menggelar Seminar Cultural Exchange bertajuk “Pertukaran Budaya Indonesia × Tajikistan, MAN Demak Tahun 2026” di Aula MAN Demak, Senin (21/9/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MAN Demak dalam memperluas wawasan global peserta didik sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai keberagaman budaya antarnegara. Seminar diikuti oleh peserta didik dari kelas BSC dan Riset, serta dihadiri Bapak/Ibu guru yang mengajar di kelas BSC dan Riset.
Seminar dilaksanakan dalam tiga sesi. Sesi pertama diikuti kelas X-1, X-2, X-5, dan X-6 pukul 08.10–09.30 WIB. Sesi kedua untuk kelas XI-1, XI-2, XI-5, dan XI-6 pukul 09.30–10.30 WIB. Sementara sesi ketiga diikuti kelas XII-1, XII-2, XII-5, dan XII-6 pukul 12.30–14.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan kesempatan mengenal lebih dekat budaya Tajikistan sekaligus membandingkannya dengan kekayaan budaya Indonesia. Pertukaran budaya diharapkan dapat menumbuhkan sikap terbuka, toleransi, saling menghargai, serta kemampuan peserta didik untuk berinteraksi dalam lingkungan global.
Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program culture exchange merupakan bagian penting dalam membekali peserta didik agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga wawasan internasional dan karakter yang kuat.
“Melalui kegiatan seperti ini, peserta didik dapat belajar bahwa perbedaan budaya bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang dapat mempererat persahabatan dan memperluas wawasan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Program BSC-RISET, Qo’im Rohmawati, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Cultural Exchange sejalan dengan semangat BSC-RISET dalam mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berwawasan luas, kreatif, dan mampu melihat berbagai persoalan dari perspektif global.
Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta didik tampak antusias mengikuti pemaparan, dialog, dan sesi pertukaran pengalaman budaya. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan dunia pendidikan, budaya, dan wawasan internasional.
Melalui Seminar Cultural Exchange Indonesia × Tajikistan, MAN Demak terus memperkuat komitmennya sebagai madrasah yang Pintar dan berintegritas (ZI), serta mendorong lahirnya generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan keislaman.(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)
