Lompat ke konten

MAN Demak Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren melalui Penandatanganan MoU Kolaborasi Pendidikan Islam

Demak, mandemak.sch.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak menggelar kegiatan Silaturahmi dan Sinergi antara Madrasah dengan Pondok Pesantren dengan tema “Kolaborasi Pendidikan Islam untuk Mewujudkan Generasi Unggul, Berilmu, dan Berakhlakul Karimah” pada Sabtu (13/6/2026) di Aula MAN Demak.


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara madrasah dan pondok pesantren dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Islam di Kabupaten Demak.

Acara yang rencananya dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fata, SE serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak yang diwakili oleh Ahmad Nafis Hunaifi, S.H.I., M.Pd.I., selaku Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kabupaten Demak. Hadir pula para pengasuh pondok pesantren mitra serta jajaran guru dan tenaga kependidikan MAN Demak.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan sambutan Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag., M.Pd.

Dalam sambutannya, H. Nur Kamsan, S.Ag.,M.Pd. menegaskan bahwa kolaborasi antara madrasah dan pondok pesantren merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang mampu menghasilkan generasi berprestasi sekaligus berkarakter.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat antara madrasah dan pesantren sehingga lahir generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam keimanan, serta mulia dalam akhlak,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ahmad Nafis Hunaifi, S.H.I., M.Pd.I. menyampaikan arahan mengenai pentingnya sinergi antarlembaga pendidikan Islam dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ia menyoroti berbagai isu yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti pencegahan kekerasan seksual dan perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, berbagai kasus yang sempat viral di Kabupaten Demak perlu disikapi secara bijak berdasarkan fakta dan hasil investigasi yang objektif. Ia juga menegaskan pentingnya penerapan program zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan seksual serta penguatan budaya ramah anak di lingkungan pondok pesantren dan lembaga pendidikan.

“Lembaga pendidikan Islam harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik. Karena itu, seluruh unsur pendidikan perlu bersinergi dalam melakukan pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kekerasan,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Komitmen Bersama antara MAN Demak dengan sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Demak, yaitu Pondok Pesantren Sains Nurul Fikri, Pondok Pesantren Al Falah Putri, Pondok Pesantren An Naqsyabandiyah, Pondok Pesantren Al Islah Putra, Pondok Pesantren Al Islah Putri, Pondok Pesantren Subulussalam, Pondok Pesantren Al Fattah, Pondok Pesantren At Taslim, Pondok Pesantren Salafiyah Kawan Kita, Pondok Pesantren As-Sujudiyyah, dan Pondok Pesantren Al Istiqomah.

Pada sesi berikutnya, sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para pengasuh pondok pesantren dan civitas akademika MAN Demak untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta menyusun langkah-langkah kolaboratif yang dapat diwujudkan bersama.

Melalui penandatanganan MoU tersebut, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam bidang pembinaan karakter, penguatan pendidikan keagamaan, pengembangan akademik, pendampingan peserta didik, serta berbagai program lain yang mendukung peningkatan mutu pendidikan Islam.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Munawar sujud dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak untuk terus membangun sinergi dalam mencetak generasi Islam yang unggul, berdaya saing, dan berakhlakul karimah.

Dengan semangat PINTAR (Profesionalitas, Integritas, Tanggung Jawab, Amanah, dan Responsif) serta komitmen menuju Zona Integritas (ZI), MAN Demak terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada pembentukan generasi unggul, berilmu, serta berakhlakul karimah.
(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)

Tinggalkan Balasan

Nama                               : Hj. Nur Aini Iksan, S.Pd, M.Sc

NIP                                   : 197604152003122001

Jabatan terakhir               : Pembina Tk. I/IV b

Mapel yang diajar            : Kimia

Lulusan terakhir                : S-2 Ilmu Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Karya yang pernah dibuat/dipublikasikan :

  1. Best Practise “Pemanfaatan Permainan Maju Mundur Cantik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Pokok Bahasan Hidrokarbon Pada Siswa Kelas X IPA 1 MAN Demak Tahun pelajran 2014/2015”
  2. Jurnal “Pemanfaatan Permainan Maju Mundur Cantik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Pokok Bahasan Hidrokarbon Pada Siswa Kelas X IPA 1 MAN Demak Tahun pelajran 2014/2015”
  3. Penelitian Tindakan Kelas “Pemanfaatan Phet Simulation Sebagai Lboratorium Virtual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pda Pelajaran Kimia Materi Struktur ATOM DAN system Periodik Unsur Pada Siswa Kelas X MIPA 1 MAN Demak Tahun Pelajaran 2029/2020
  4. Buku “Kupas Tuntas Ujian Nasional Mapel Kimia. ISBN : 978-602-8783-30-9.
  5. Buku “Berpikir Saintifik : Kumpulan Karya Tulis Siswa MAN Demak” ISBN : 978-623-7246-37-4.
  6. Buku “Belajar Kimia Terintegrasi Agama” ISBN : 978-623-7547-13-6.
  7. Buku ”Deru Debu Guru. Buku  Pertama Trilogi Antologi Puisi Guru Nusantara” ISBN : 978-623-6845-59-2.
  8. Buku “ Merajut Asa Menegakkan Integritas. Kumpulan Praktik Baik Di balik Dinding Madrasah”  

Prestasi yang pernah diraih         : Guru berprestasi tingkat propinsi

Pengalaman mengajar                 : Guru MAN Demak mulai tahun 2023 hingga sekarang

Email                                            : [email protected]