Demak, mandemak.sch.id — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak melalui kelas Brilian Science Class (BSC)–Riset menyelenggarakan kegiatan Penutupan Bulan Bahasa 2026 sebagai puncak rangkaian kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, meningkatkan budaya literasi, serta mengembangkan kreativitas dan potensi peserta didik di aula madrasah, Sabtu (24/6/26).
Mengusung tema “Merawat Bahasa, Menguatkan Literasi, Mengukir Prestasi”, kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa-siswi BSC–Riset untuk menunjukkan kemampuan, keberanian, dan kreativitas dalam berbahasa serta berekspresi. Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan acara, sekaligus menjadi wadah untuk mengasah kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, dan apresiasi terhadap karya.
Penutupan Bulan Bahasa 2026 juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada siswa-siswi terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, kreativitas, dan partisipasi mereka selama rangkaian kegiatan Bulan Bahasa. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, MAN Demak menegaskan komitmennya dalam membangun budaya literasi di lingkungan madrasah. Bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga merupakan jendela pengetahuan, sarana mengekspresikan gagasan, serta jembatan untuk memperluas wawasan dan membangun peradaban.
Kegiatan Bulan Bahasa juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk menghargai keberagaman bahasa, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan ide dan gagasan secara santun, kreatif, dan bertanggung jawab.
Melalui kelas BSC–Riset, MAN Demak terus mendorong peserta didik agar tidak hanya unggul dalam bidang sains dan penelitian, tetapi juga memiliki kemampuan literasi, komunikasi, dan kreativitas yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Penutupan Bulan Bahasa 2026 menjadi penegas bahwa semangat berliterasi dan berkarya harus terus tumbuh, tidak berhenti pada berakhirnya kegiatan seremonial. Setiap peserta didik diharapkan mampu menjadikan bahasa sebagai sarana belajar, berkarya, berbagi inspirasi, dan meraih prestasi.
Merawat bahasa berarti menjaga jati diri, menguatkan literasi berarti membangun generasi berpengetahuan, dan mengukir prestasi berarti mewujudkan masa depan yang gemilang.
Terus berkarya, berani berekspresi, dan jadilah generasi madrasah yang cerdas dalam berbahasa serta unggul dalam prestasi.
MAN Demak — Pintar dan Berintegritas, Berprestasi dan Menginspirasi!(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)


