Lompat ke konten

Sering Keluar tapi Sering Lupa? Ini 5 Rumus Matematika yang Paling Banyak Dicari!

“`

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah benar-benar lepas dari yang namanya matematika. Mulai dari menghitung kembalian belanja, menentukan anggaran bulanan, hingga menghitung luas ruangan saat ingin menata ulang kamar.

Anehnya, meskipun sering kita gunakan, ada beberapa rumus matematika dasar yang rasanya “menempel di ujung lidah” tapi sangat sulit ingat secara tepat saat dibutuhkan. Alhasil, kita sering kali harus mengandalkan mesin pencari untuk memastikan hitungan kita benar.

Mau tahu apa saja rumusnya? Yuk, kita refresh ingatan bersama lewat ulasan lima rumus matematika yang paling sering dipakai tapi juga paling sering dilupakan berikut ini!


1. Rumus Persentase (Persen)

Ini dia juara pertama rumus yang paling sering dicari di internet. Baik saat kamu sedang berburu diskon di marketplace, menghitung komisi penjualan, atau melihat pertumbuhan statistik data di pekerjaanmu, rumus persen selalu diandalkan.

Sering kali kita bingung menentukan mana yang harus dibagi dan mana yang harus dikali. Padahal, rumusnya sangat sederhana:

Persentase (%) = (Bagian / Jumlah Keseluruhan) × 100%
Contoh Nyata:

Jika volume konten media sosial instansi tempatmu bekerja pada periode lalu berjumlah 100 posts dan periode ini naik menjadi 171 posts, berapa persen kenaikannya?
• Selisih kenaikan = 171 – 100 = 71.
• Persentase Kenaikan = (71 / 100) × 100% = 71%.


2. Rumus Keliling dan Luas Lingkaran

Lingkaran ada di mana-mana, mulai dari ukuran roda kendaraan, pizza, hingga aset desain grafis dan logo. Namun, banyak dari kita yang sering tertukar antara rumus luas dan keliling lingkaran, atau bahkan lupa berapa nilai konstanta π (Pi).

Ingat kembali aturan dasarnya:

  • Nilai π adalah 22/7 atau 3,14.
  • r adalah jari-jari (setengah dari diameter atau d).
Luas Lingkaran = π × r2
Keliling Lingkaran = 2 × π × r atau π × d
Bagian Lingkaran

3. Rumus Teorema Pythagoras

Kamu ingin memasang dekorasi dinding secara miring, atau ingin tahu jarak terpendek (jalur pintas) dari sudut A ke sudut C pada sebuah area tanah? Teorema Pythagoras adalah kuncinya.

Rumus ini khusus digunakan pada segitiga siku-siku untuk mencari panjang salah satu sisi jika dua sisi lainnya sudah diketahui. Konsep dari zaman Yunani Kuno ini masih sangat relevan hingga sekarang, namun formulanya sering kali tertukar antara penjumlahan dan pengurangan akar.

Rumus Utama: a2 + b2 = c2
Mencari Sisi Miring (c) = √(a2 + b2)

4. Rumus Menghitung Rata-Rata (Mean)

Dalam dunia kerja, administrasi, maupun pendidikan, kita sering diminta untuk mencari nilai rata-rata. Misalnya, rata-rata nilai ujian siswa, rata-rata pengeluaran bulanan, hingga rata-rata performa data bulanan.

Karena saking seringnya aplikasi seperti Microsoft Excel atau Google Sheets melakukan tugas ini secara otomatis dengan fungsi =AVERAGE(), kita jadinya sering lupa cara menghitung dasarnya secara manual.

Rata-rata (Mean) = Jumlah Semua Nilai / Banyaknya Data

Baca Juga:
Cara Memilik Ekskul yang Cocok


5. Rumus Kecepatan, Jarak, dan Waktu

Pernah menghitung berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk sampai ke tempat tujuan jika berkendara dengan kecepatan tertentu menggunakan motor atau e-bike? Di sekolah, kita mengenalnya dengan rumus JKW.

Bentuk segitiga ajaib JKW ini sangat mudah diingat saat sekolah, tetapi entah mengapa sering menguap begitu saja dari ingatan saat kita sudah disibukkan dengan aktivitas kerja.

  • Mencari Jarak (J) = Kecepatan × Waktu
  • Mencari Kecepatan (K) = Jarak / Waktu
  • Mencari Waktu (W) = Jarak / Kecepatan

Kesimpulan: Mengapa Kita Sering Melupakannya?

Otak manusia cenderung menyortir informasi yang jarang dipraktikkan secara manual. Karena saat ini sudah banyak tools digital, kalkulator otomatis, dan software spreadsheet, kemampuan kita untuk mengingat formula mentah ini jadi sedikit menurun.

Namun, memahami logika di balik rumus-rumus di atas tetaplah penting agar kita tidak salah memasukkan data atau salah membaca analisis sistem digital yang kita gunakan.

Bagikan artikel ini ke teman-temanmu agar mereka tidak perlu bingung lagi saat harus menghitung diskon atau luas ruangan secara mendadak!

“`

Tinggalkan Balasan

Nama                               : Hj. Nur Aini Iksan, S.Pd, M.Sc

NIP                                   : 197604152003122001

Jabatan terakhir               : Pembina Tk. I/IV b

Mapel yang diajar            : Kimia

Lulusan terakhir                : S-2 Ilmu Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Karya yang pernah dibuat/dipublikasikan :

  1. Best Practise “Pemanfaatan Permainan Maju Mundur Cantik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Pokok Bahasan Hidrokarbon Pada Siswa Kelas X IPA 1 MAN Demak Tahun pelajran 2014/2015”
  2. Jurnal “Pemanfaatan Permainan Maju Mundur Cantik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Pokok Bahasan Hidrokarbon Pada Siswa Kelas X IPA 1 MAN Demak Tahun pelajran 2014/2015”
  3. Penelitian Tindakan Kelas “Pemanfaatan Phet Simulation Sebagai Lboratorium Virtual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pda Pelajaran Kimia Materi Struktur ATOM DAN system Periodik Unsur Pada Siswa Kelas X MIPA 1 MAN Demak Tahun Pelajaran 2029/2020
  4. Buku “Kupas Tuntas Ujian Nasional Mapel Kimia. ISBN : 978-602-8783-30-9.
  5. Buku “Berpikir Saintifik : Kumpulan Karya Tulis Siswa MAN Demak” ISBN : 978-623-7246-37-4.
  6. Buku “Belajar Kimia Terintegrasi Agama” ISBN : 978-623-7547-13-6.
  7. Buku ”Deru Debu Guru. Buku  Pertama Trilogi Antologi Puisi Guru Nusantara” ISBN : 978-623-6845-59-2.
  8. Buku “ Merajut Asa Menegakkan Integritas. Kumpulan Praktik Baik Di balik Dinding Madrasah”  

Prestasi yang pernah diraih         : Guru berprestasi tingkat propinsi

Pengalaman mengajar                 : Guru MAN Demak mulai tahun 2023 hingga sekarang

Email                                            : [email protected]