Demak, mandemak.sch.id – MAN Demak terus menunjukkan komitmennya dalam membangun madrasah peduli lingkungan melalui berbagai program yang terintegrasi dengan nilai-nilai ekoteologi, Rabu (15/4/2026).
Sebagai bentuk implementasi nyata, madrasah menghadirkan edukasi lingkungan melalui kampanye visual yang informatif dan menarik.
Salah satunya adalah gerakan hemat energi dengan mengajak seluruh warga madrasah untuk mengurangi penggunaan listrik secara berlebihan, menggunakan lampu hemat energi, memanfaatkan energi terbarukan, serta menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, MAN Demak juga menguatkan budaya daur ulang sampah dengan mengedukasi siswa tentang pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas, logam, organik, dan kaca. Melalui pemilahan ini, siswa diajak memahami bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Ekoteologi, yaitu pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian alam. Dalam perspektif ini, menjaga lingkungan dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual manusia sebagai khalifah di bumi.
Kepala MAN Demak, H. Nur Kamsan, S.Ag.,M.Pd., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga membentuk karakter siswa yang berakhlak dan peduli terhadap alam. “Melalui pendekatan ekoteologi, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dengan berbagai program tersebut, MAN Demak berharap seluruh warga madrasah dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Upaya sederhana seperti hemat energi dan pengelolaan sampah diharapkan mampu membawa perubahan besar menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
(Adkar Nawawi, Humas MAN Demak)



